Showing posts with label Tips Puasa. Show all posts
Showing posts with label Tips Puasa. Show all posts

Pentingnya Minum Susu Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Saprin Mantali Add Comment
Pentingnya Minum Susu Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Bulan puasa sudah masuk likur ke Tiga (10 hari terakhir). Meski sebenarnya puasa menyehatkan, namun tak dimungkiri kalau ada saja orang yang kesehatannya menurun. Untuk menyiasati hal ini sekaligus menjaga kesehatan tubuh, konsumsi makanan dan minuman yang tepat saat sahur dan berbuka harus diterapkan.

Saat sahur konsumsi makanan yang kaya serat dan bernutrisi sangatlah dibutuhkan tubuh. Tujuannya agar kuat berpuasa seharian. Selain konsumsi sayur dan buah, nyatanya asupan susu juga dibutuhkan tubuh.

Selama menjalankan puasa, tubuh membutuhkan nutrisi yang baik dan lengkap agar tetap fit. Mengonsumsi segelas susu saat sahur dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama karena kandungan protein.

Tak cuma bicara soal kekuatan tulang, susu, kata Rachmad juga memberikan berbagai manfaat lain konsumsi susu.

Asupan susu dalam kombinasi santapan sahur akan menambah asupan cairan dalam tubuh. Selain itu, kandungan vitamin dalam susu dianggap memberi manfaat tersendiri bagi kesehatan orang yang berpuasa.

Selain menyumbang asupan cairan tubuh, susu juga memngandung kalsium dan sejumlah vitamin yang diperlukan tubuh, serta membantu memperkuat daya tahan tubuh selama puasa.

Hanya saja, untuk mendapatkan manfaat susu yang maksimal, Rachmad menyarankan untuk tak cuma minum susu saat sahur. Selama bepuasa, konsumsi susu juga dianjurkan saat berbuka puasa. Asupan susu saat berbuka memberikan manfaat yang berbeda dengan asupan saat sahur.

Saat berbuka, susu dapat membantu mengembalikan energi tubuh, Sedangkan jika diminum malam hari akan membantu tidur lebih cepat.

Susu, memang bisa memberi efek yang menenangkan tubuh. Kandungan asam amino tryptophan di dalamnya berfungsi sebagai prekursor yang berguna untuk neurotransmitter serotonin yang bersifat menenangkan. Setelah tubuh merasa tenang, perasaan mengantuk pun muncul.

Apakah Baik atau Tidak? Minum Teh Saat Buka Puasa

Saprin Mantali Add Comment
Teh Manis untuk Buka Puasa
Banyak orang Indonesia terbiasa membatalkan puasanya dengan segelas teh manis. Sehat atau tidak?

Saat puasa Ramadan, tubuh manusia akan kekurangan cairan. Padahal, lebih dari setengah tubuh manusia (60-70 persen) terbuat dari air. Pengurangan asupan air tentu bisa mempengaruhi sel dan saraf tubuh untuk bisa berfungsi optimal. Inilah alasannya, saat buka puasa penting untuk meminum cairan yang sehat agar bisa mencegah dehidrasi dengan cara yang efektif.

Dehidrasi juga bisa mengakibatkan efek samping yang mengganggu, seperti konstipasi, sakit kepala, pusing, kelelahan, dan kulit kering.

Untuk efektif mengembalikan cairan tubuh saat buka puasa, perhatikan minuman yang sebaiknya dihindari di bawah ini, dilansir dari Emirates247, Rabu (31/5/2017).

1. Hindari kopi dan teh manis
Hindari minum teh dan kopi langsung setelah berbuka. Kafein di dalamnya berujung pada hilangnya cairan yang malah akan membuat Anda semakin haus, terutama jika minuman tersebut sudah diberi gula.

Terlebih lagi, teh manis atau makanan bergula lainnya bisa tercerna dengan sangat cepat. Hal ini malah akan membuat Anda langsung merasa lapar lagi.

Perlu diingat juga, minum terlalu banyak air putih juga tidak disarankan. Terlalu banyak cairan yang masuk saat perut kosong bisa melarutkan asam lambung dan berujung pada kembung dan gangguan pencernaan.

2. Hindari minuman bersoda
Di malam hari, walaupun tidak tepat setelah buka puasa, usahakan untuk tidak minum minuman bersoda. Sebaiknya hindari minuman berkarbonasi sepanjang bulan Ramadan.

Minum soda di bulan puasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan rasa penuh (begah). Hal ini juga akan mengurangi kualitas pencernaan.

Air putih yang paling penting
Air putih adalah cairan paling penting untuk mengobati rasa haus dan mencegah dehidrasi sepanjang Ramadan. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak minum cukup air saat berbuka.

Belum lagi, minuman lain yang mengandung gula bisa membuat Anda mengonsumsi kalori ekstra.

Selain air putih, pilihan lain yang bisa Anda minum adalah buah segar, jus buah, dan sayuran dengan kandungan air tinggi.

Air kelapa muda juga adalah sumber elektrolit yang baik, mengandung gula sederhana dan mineral yang bisa mengembalikan kekurangan cairan tubuh. Buah dan sayur seperti nanas, tomat, timun, jeruk, melon, dan bawang juga efektif membantu mengurangi panas tubuh akibat kekurangan cairan.

Tips Agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa

Saprin Mantali Add Comment
Tips Agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa

Rasa haus kerap dikeluhkan banyak orang ketika menjalankan ibadah puasa. Untuk mereka yang tak terbiasa menahan haus tentunya hal ini menjadi tantangan besar lantaran harus menahan haus selama 14 jam lamanya.

Untuk mengurangi rasa haus, Anda harus menjaga tubuh tetap terhidrasi. Caranya, konsumsi beberapa makanan dan minuman yang bisa mencegah rasa haus berlebihan. Berikut beberapa makanan dan minuman agar tak mudah haus saat berpuasa seperti dilansir dari Fustany.

1. Semangka
Mengonsumsi semangka saat sahur atau berbuka bisa menjaga Anda tetap terhidrasi. Buah menyegarkan ini mengandung 91% air dan 6% gula. Selain dikonsumsi langsung, Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk jus.

2. Tomat
Satu cangkir tomat memiliki lebih dari setengah cangkir air. Mengonsumsi tomat dalam menu sahur dan berbuka bisa membuat persediaan cairan dalam tubuh terpenuhi.

3. Mentimun
Mentimun memiliki 90% air. Konsumsi mentimun saat sahur akan membuat Anda tetap terasa segar saat menjalankan puasa.

4. Berhenti konsumsi kopi
Berhenti mengonsumsi kopi bisa membantu Anda terhindar dari rasa haus. Kafein bisa menyebabkan ingin buang air kecil lebih sering, akibatnya tubuh akan kehilangan banyak cairan sehingga Anda mudah haus.