Showing posts with label Info Terbaru. Show all posts
Showing posts with label Info Terbaru. Show all posts

Kini Cari Lowongan Kerja Lebih Mudah Lewat Google Jobs

Saprin Mantali Add Comment
Kini Cari Lowongan Kerja Lebih Mudah Lewat Google Jobs

Google telah meluncurkan fitur pencarian pekerjaan di mesin pencarinya. Dilansir dari CNNIndonesia.com, teknologi ini memberi pilihan bagi pengguna untuk menelusuri lowongan pekerjaan berdasarkan lokasi, waktu pengumuman, dan perusahaan yang memerlukan tenaga baru.

Fitur ini mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di mesin pencari Google. Hanya saja kali ini pencariannya dikhususkan untuk mencari lowongan pekerjaan. Sayangnya, setelah CNNIndonesia.com coba,  fitur ini masih belum dapat digunakan di Indonesia.

Saat CNNIndonesia.com mencoba mengetikkan pencarian pekerjaan, hasil yang keluar masih berupa laman pencarian hasil seperti biasa. Sebab, untuk fitur ini Google memberi tampilan hasil pencarian khusus. Hasil pencarian pekerjaan akan ditampilkan dalam bentuk kartu-kartu. Kemungkinan fitur ini baru bisa diakses terbatas.

Baca:
Samsung Akan Pakai Google Play Sebagai Pemutar Musik Utama

Pengguna bahkan bisa mengetikkan kata kunci seperti "pekerjaan di sekitar saya" pada kotak pencarian Google di peramban desktop ataupun mobile. Hasilnya, Google akan menunjukkan deretan pekerjaan yang ada di sekitar lokasi pengguna, lengkap dengan jenis pekerjaan dan badan usaha yang membutuhkannya.

Bila ingin mencari lowongan pekerjaan yang lebih spesifik, pengguna cukup mengetik sektor yang diinginkan sembari diikuti kata "jobs". Misalnya adalah "retail jobs" untuk mencari pekerjaan di sektor ritel.

"Mencari sebuah pekerjaan seperti kencan. Masing-masing orang punya preferensi unik dan hanya ada satu orang yang bisa mengisi pekerjaan itu," kata Nick Zakrasek, manajer produk Google.


Indonesia Punya Obat AIDS Buatan Asli Dalam Negeri

Saprin Mantali Add Comment
Indonesia Punya Obat AIDS Buatan Asli Dalam Negeri
Obat ARV jenis Efavirenz buatan PT.Kimia Farma(AIDS Coalition) | Kompas.com

Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Indonesia kini bisa sedikit lega karena obat Antiretroviral (ARV) jenis Efavirenz sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Obat yang dibuat PT Kimia Farma ini sudah beredar di beberapa rumah sakit di tanah air.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, sesuai laporan monitoring ARV yang mengatakan jika ARV jenis Efavirenz yang diproduksi Kimia Farma sudah ada di RS Fatmawati,” kata Irwandy Widjaja dari LSM Indonesia AIDS Coalition, dalam keterangan tertulisnya yang diterima CNN Indonesia, Jumat (22/8).

Menurut Irwandy, ini merupakan kabar gembira bagi ODHA di Indonesia. Dengan adanya ARV produksi lokal, Indonesia bisa memutus mata rantai ketergantungan obat ARV dari luar negeri. Dan persoalan seperti ARV tertahan di Bea Cukai bisa dihindari.

Adanya ARV buatan dalam negeru merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh komunitas ODHA, karena obat ARV jenis Efevirenz sebenarnya sudah sejak tahun 2007 diamanatkan oleh pemerintah untuk dibuat produksinya di dalam negeri oleh PT Kimia Farma.

Tahun 2004 adalah kali pertama Indonesia mengeluarkan Perpres mengenai pelaksanaan paten oleh pemerintah untuk dua jenis ARV. Tahun 2007, Perpres serupa juga ditandatangani dengan menambahkan satu jenis regimen obat ARV.

Tahun 2012, kembali pemerintah Indonesia membuat gebrakan dengan mengeluarkan Perpres nomor 76 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah terhadap Obat Antiviral dan Antiretroviral yang memuat 7 jenis obat ARV bisa diproduksi di dalam negeri meskipun masa paten dari pemiliknya belum berakhir. Langkah tersebut membuat Indonesia dijadikan contoh bagi negara-negara lain.

Berkat ARV, epidemi AIDS di Indonesia pelan-pelan mulai bisa dikendalikan dalam konteks mengurangi tingkat kesakitan dan kematian akibat HIV dan AIDS. Sejak tahun 2006 pemerintah berkomitmen untuk memberikan pengobatan ARV secara gratis kepada siapa saja orang dengan HIV (ODHA) yang membutuhkan terapi pengobatan ini.

Saat ini, angka kesakitan dan kematian akibat HIV dan AIDS terus menurun jika dilihat dari tahun 2006 ketika pemerintah mulai memberlakukan program pemberian obat ARV dengan gratis. Jika pada tahun 2006 yang lalu angka kematian pada ODHA mencapai angka 11 persen, namun di tahun 2014 ini sudah menurun di tingkat 0,4 persen. Ini keberhasilan yang baik dan perlu ditingkatkan kedepannya.

Obat jenis Efavirenz ini adalah obat ARV jenis keempat yang bisa diproduksi oleh PT Kimia Farma. Tiga lainnya adalah jenis lamivudine, zidovudine dan nevirapine. Untuk jenis lain dan juga obat ARV golongan lini 2 masih impor.

Selama ini, mayoritas obat ARV yang dibutuhkan ODHA di Indonesia masih obat impor dari India. Kerap kali dalam proses pembelian obat impor ini mengalami keterlambatan yang menyebabkan obat ARV terlambat didistribusikan di rumah sakit-rumah sakit.

Yang masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ sekarang adalah bagaimana menurunkan harga obat produksi lokal, karena saat ini obat produksi lokal harganya masih 3-4 kali lebih tinggi dari obat generik impor.

Semoga dengan adanya obat ARV ini tidak menyurutkan kita dalam menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit AIDS, tetaplah waspada karena lebih baik mencegahnya sedini mungkin dari pada mengobati.

4 Tips Hindari Tekor Saat Mudik Lebaran

Saprin Mantali Add Comment
4 Tips Hindari Tekor Saat Mudik Lebaran

Mudik merupakan salah satu tradisi tahunan masyarakat Indonesia. Para perantau yang selama setahun mencari nafkah di ibu kota bahkan rela membeli tiket angkutan dengan harga berkali lipat atau melawan macet, demi merayakan lebaran dengan sanak keluarga di kampung halaman. Uang yang dikeluarkan pun tak sedikit.

Setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan jika masyarakat tidak ingin tekor selama melakukan mudik.

1. Anggarkan pengeluaran selama menjalankan mudik.

Prioritaskan pembayaran zakat fitrah dan kekurangan zakat mal, kebutuhan lebaran, pemberian angpau dan Tunjangan Hari Raya (THR), serta biaya mudik.

2. Setelah itu, jika pemudik mendapatkan THR, segera atur penghasilan tambahan itu ke dalam pos-pos pengeluaran selama mudik yang sebelumnya telah dianggarkan.

Pisahkan gaji bulanan dan THR dalam rekening berbeda. Dengan demikian, kondisi keuangan pasca mudik bisa tetap aman.

Jika gaji dan THR bercampur, sepulang mudik tidak punya uang untuk hidup bulan Juli.
Pemudik agar menhindari berhutang demi mudik. Jika kondisi keuangan tidak memungkinkan, sebaiknya tidak perlu memaksakan untuk mudik.

Kalau ingin mudik dan THR yang diterima sekiranya tidak cukup, sebaiknya menabung sedikit-sedikit sejak setahun sebelumnya.

Selain pengeluaran untuk berbagi dengan keluarga di kampung halaman, salah satu jenis biaya yang memakan porsi paling besar selama mudik adalah biaya transportasi.

Untuk itu, pemudik disarankan memilih moda transportasi yang paling efisien. Jika lokasi daerah tujuan jauh dan mengharuskan untuk menggunakan moda pesawat terbang, pemudik disarankan untuk membeli tiket dari jauh-jauh hari.

3. Kita siasati dengan membeli tiket dari beberapa bulan sebelumnya, saat harga tiket belum meningkat. Pembayarannya bisa dicicil melalui pembayaran cicilan sehingga meringankan. Kalau membeli tiket mepet-mepet ya pasti jadi mahal, harganya bisa dua kali lipat.

4. Jika lokasi tujuan mudik masih relatif dekat atau masih satu pulau, pemudik bisa mempertimbangkan untuk membawa kendaraan sendiri. Namun demikian, pemudik harus memperhitungkan seluruh biaya yang mungkin dikeluarkan selama mudik dengan kendaraan pribadi. Jangan sampai biaya yang dikeluarkan justru lebih besar.

Misalnya, mudik dengan membawa mobil untuk berhemat tetapi di jalan malah makan dan jajannya banyak banget, belum bensin dan perawatan mobil dan segala macam itu juga harus diperhitungkan.

Jangan Menyimpan Tomat Dalam Kulkas, Ini Efek Buruknya

Saprin Mantali Add Comment
Jangan Menyimpan Tomat Dalam Kulkas, Ini Efek Buruknya

Menyimpan buah-buahan dan sayuran di dalam lemari pendingin mungkin terdengar sebagai hal biasa yang praktis dilakukan hampir setiap hari-hari. Namun ternyata ada satu varian sayuran yang seharusnya tetap berada di luar lemari pendingin.

New York Times memberitakan, sebuah riset yang dilakukan oleh University of Florida menemukan bahwa tomat-tomat yang disimpan dalam tempat dengan suhu seperti kulkas, bakal mengalami penurunan rasa.

Tak hanya sampai di situ, rasa tomat yang berkurang itu dipastikan tidak akan kembali lagi meski tomat dipindahkan ke luar lemari pendingin.

Penelitian yang dipublikasikan dalam acara Proceedings of the National Academy of Sciences ini mengatakan bahwa pendinginan sama saja dengan mengubah stabilitas sintesis di dalam tomat.

Dengan kata lain, penyimpanan di dalam kulkas memicu perubahan dalam metilasi DNA. Artinya bahwa ketika tomat dibawa kembali ke suhu kamar, gen yang membuat rasa tomat seperti telah 'dimatikan', dan sebaliknya.

Pemimpin penulisan penelitian ini, Harry Klee, menganalogikan kondisi tomat yang dikeluarkan dari pendingin sama halnya dengan simfoni yang keluar dari biola dan alat musik tiup. "Anda masi tetap dapat mendengar suaranya, tapi itu berbeda," katanya.

Dia menjelaskan, untuk sebuah tomat yang lezat, biasanya mengandung campuran yang kompleks dari asam, gula dan bahan kimia yang dikenal sebagai senyawa organik yang mudah menguap, dapat dibuat dengan melakukan 'orkestrasi' 30 bahan kimia dengan komposisi yang seimbang.

Bersama timnya, Klee menyimpan tomat selama satu minggu dalam lingkungan yang dingin (suhu 4,4 derajat celsius), dan diikuti dengan periode pemulihan yaitu disimpan dalam tempat bersuhu 20 derajat.

Tomat yang mereka uji itu mengalami 'shock' saat dingin, dan bahkan setelah sehari penuh kembali pada suhu kamar, tomat-tomat tidak mendapatkan kembali rasa lezat dan segar yang mereka.

Tomat Buah atau Sayur? Ini Jawabannya

Saprin Mantali Add Comment
Tomat Buah atau Sayur? Ini Jawabannya

Sama seperti mentimun, tomat juga jadi bahan perdebatan di dunia kuliner. Tomat selama ini diragukan 'statusnya' di dunia sayur atau buah.

Banyak perdebatan yang terjadi karena perbedaan pendapat dan keinginan untuk menggolongkan tomat sebagai sayuran atau buah.

Pasalnya, dilihat dari bentuknya, tomat seharusnya masuk dalam keluarga buah. Namun kegunaannya terlihat bukan sebagai buah melainkan mirip seperti sayur.

Perdebatan masih berlangsung setidaknya sampai abad ke-19. Perdebatan ini akhirnya membuat pihak pengadian Amerika, US Supreme Court pun membawanya ke sidang, "Apakah tomat termasuk sayur atau buah?"

Pertanyaan ini mulai diperdebatkan setelah importir buah beradu argumen soal tomat. Hal ini diperdebatkan karena berpengaruh pada pajak yang dikenakan. Kala itu tomat digolongkan sebagai buah dan bukan sayur. Buah tidak dikenakan pajak, sementara sayur dikenakan pajak 10 persen untuk impor.

Mengutip thedailymeal.com, secara botani, tomat termasuk dalam buah. Dalam urusan botani, buah mengacu pada struktur benih tanaman berbunga.

Oleh karenanya pengadilan akhirnya mengambil keputusan bahwa tomat bukanlah buah melainkan sayur. Hal ini diperkuat dengan penggunaan tomat yang umum sebagai bagian dari sayuran, misalnya salad, sup, dan sandwich.

Sebaliknya tomat tak ditemukan sebagai bagian dari kue kering, kue bolu, makanan pencuci mulut, dan makanan lain yang umum menggunakan buah, maka tomat pun secara legal digolongkan sebagai sayuran, bukan buah. Oleh karenanya, tomat harus dikenai pajak sayuran